. . .
  • Jalan Gegerkalong Girang No.67, Kec. Sukasari, Kota Bandung
  • 022 200-6655

Santri Bertambah, Aset Wakaf di Cijanggel Semakin Makmur

Siapa sangka, bangunan masjid berwarna hijau yang terletak di bawah kaki Gunung Burangrang, Desa Cijanggel Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, adalah aset wakaf Daarut Tauhiid (DT). Masjid yang diberi mana Al-Karim ini tidak hanya makmur untuk salat berjamaah, tapi juga terdapat asrama tahfiz pada lantai pertama masjid. Dari aset wakaf ini, telah lahir puluhan para penghafal al-Quran, yang berada di bawah naungan Lembaga Baitul Quran DT.

Ustaz Fahrudin, Direktur Utama Wakaf DT, mengatakan, aset wakaf yang dimakmurkan untuk menghafal al-Quran, tentu akan memiliki nilai pahala yang berbeda bagi muwakifnya. Selain mendapatkan pahala dari berwakaf, juga mendapatkan pahala dari kemakmurannya. Setiap ayat al-Quran yang dibaca dan dihafal oleh santri, muwakif juga mendapatkan pahala yang sama, sebanyak ayat yang dihafalkan.

Rabu (10/10), Ustaz Sendra, salah seorang musrif (pembimbing santri), turut menyampaikan, kini asrama tahfiz di Cijanggel lebih makmur dari sebelumnya. Pada tahun ajaran sebelumnya, asrama tersebut hanya ditempati oleh sembilan santri, dan satu musrif . Kini bertambah lebih banyak, yakni 23 santri, dua musrif, dan satu pembimbing yang tinggal di Asrama Cijanggel.

“Sekarang Alhamdulillah ada 23 santri, dua musrif, dan satu pendamping. Santri Reguler ada sebanyak 12 orang, dan sisanya santri beasiswa,” tuturnya.

Dari 23 santri tersebut, Ustaz Sendra menambahkan, capaian hafalan santri juga sangat beragam, dikarenakan ada santri lama dan juga santri baru yang baru masuk asrama tersebut. “Ada yang sudah mau beres hafalannya, ada yang belesan juz, ada pula yang baru mulai,” tambahnya. (Ernawati)

LEAVE A COMMENT