. . .
  • Jalan Gegerkalong Girang No.67, Kec. Sukasari, Kota Bandung
  • 022 200-6655

Saatnya Masa Keemasan Membangun Peradaban

Adzan subuh baru saja berkumandang di Masjid Daarut Tauhiid (DT) Bandung.  Jamaah mulai berdatangan dari sekitar masjid. Santri dari berbagai program terlihat bergagas ingin mendapatkan salat sunah fajar, bahkan sebelum adzan terdengar ada sebagian santri yang sudah berada di dalam masjid.

Para santri masing-masing memiliki identitas berupa syal berwarna sesuai program yang mereka ikuti. Ada yang biru, ungu, kuning, dan keemasan. Yang unik adalah santri bersyal warna keemasan. Sesuai dengan warna syalnya, usia mereka sudah masuk masa keemasan alias lanjut usia. Dan programnya pun dinamakan Program Masa Keeamasan (PMK).

Graha Daarut Tarbiyah

Program Masa Keemasan diperuntukan para lansia 45 tahun ke atas. Pesantren DT, melalui unit Daarut Tarbiyah ingin memberikan kesempatan kepada para lansia untuk meningkatkan kualitas keimanan dan keislaman serta ilmu mereka. DT ingin membangun peradaban, bukan hanya oleh para pemuda, calon pemimpin masa depan. Tapi, juga membangun peradaban dengan melibatkan umat di masa keemasannya.

Sayangnya, para santri PMK belum bisa belajar dengan maksimal. Kurangnya fasilitas mengharuskan mereka belajar di Cottage Daarul Jannah, yang masih kurang maksimal. Dadang, Kabag Operasional Daarut Tarbiyah mengungkapkan, proses belajar di Cottage Daarul Jannah dinilai kurang kondusif.

“Di Cottage itu daya tampungnya terbatas. Setiap angkatan pasti over kapasitas. Makanya selalu ada waiting list. Kelasnya juga kurang kondusif karena sangat berdekatan dengan Dome Sentral Lima yang digunakan untuk berbagai acara. Kebayang kan ketika belajar di kelas, di Dome sedang ada acara, seperti waktu itu di kelas sedang pelajaran terapi Quran, sedangkan di Dome sedang ada acara senam,” jelas Dadang, Kamis (6/9).

Dadang menambahkan, letak Cottage Daarul Jannah yang agak jauh dari Masjd DT juga memberatkan para santri PMK. Ditambah, belum tersedianya lift yang semakin memberatkan para santri lansia, terutama yang sudah sangat sepuh untuk beraktivitas di Cottage.

Adalah Graha Daarut Tarbiyah yang diharapkan menjadi solusi. Gedung setinggi tiga lantai, lengkap dengan basement ini dibangun di atas tanah wakaf di samping Gedung Pemberdayaan DT Peduli. Pembangunannya sudah dilakukan sejak Desember 2017 lalu.  Peresmian dan peletakan batu pertamanya dilakukan langsung oleh KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Pembina DT.

“Ini gedung Daarut Tarbiyah. Jadi ini akan ada orang tua. Ini bukan panti jompo. Daarut Tauhiid tidak punya panti Jompo, tapi, orang tua yang mau mesantren. Ini mah orang tua yang ingin mengembangkan kualitas iman dan didukung oleh keluarganya. Cukup untuk 105 orang, insya Allah,” tutur Aa Gym sebelum peletakan baru pertama dilakukan.

Lantai basement akan digunakan sebagai kelas, sedangkan lantai satu akan diproduktifkan sebagai ruang bisnis. Sementara itu lantai dua dan lantai tiga, sebagian akan digunakan untuk ruang kelas dan sebagian akan dijadikan asrama.

Graha Daarut Tarbiyah yang menjadi tempat belajar dan ikut membangun peradaban bagi para santri masa keemasang, diharapkan bisa memberikan motivasi bagi para pemuda untuk lebih giat menimba ilmu keislaman.

Sebagai wakaf produktif, Graha Daarut Tarbiyah direncanakan akan menjadi penopang program PMK dan program pesantren lainnya, juga menjadi sumber dana untuk pengembangan aset wakaf lainnya. Sehingga manfaat yang didapat dari aset ini menjadi berlipat yang otomatis juga mengalirkan pahala berlimpah.

Wakaf DT memberikan peluang membangun peradaban oleh para santri masa keemasan dengan berwakaf  pembangunan Graha Daarut Tarbiyah. Keseluruhan pembangunan GDT membutuhkan dana sebesar Rp. 6.774.305.000. Sampai akhir Agustus, pembangunan Graha Daarut Tarbiyah sudah mencapai 56 persen.

“Dengan mengucap bismillah bersama-sama, maka hari ini dilakukan peletakan batu pertama di tanah wakaf, yang InsyaAllah mengalir pahalanya, bagi yang berwakaf dan bagi yang menghadirinya,” ucap Aa Gym.

Wakaf bisa ditunaikan dengan transfer ke rekening BNI Syariah: 82001-82007 atas nama Yayasan Daarut Tauhiid. Informasi, konfirmasi, dan penjemputan wakaf bisa menghubungi call center Wakaf DT; 085 200 123 123.

(Agus Iskandar)

 

 

 

 

LEAVE A COMMENT