. . .
  • Jalan Gegerkalong Girang No.67, Kec. Sukasari, Kota Bandung
  • 022 200-6655

Ragam Cara Makmurkan Aset Wakaf Produktif DT

Beragam cara dilakukan Daarut Tauhiid (DT) agar seluruh aset wakaf yang dimilikinya tetap makmur dan produktif. Sebagaimana yang sering disampaikan oleh KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dalam ceramah-ceramahnya. Aa Gym selalu mengajak para santrinya untuk bersungguh-sungguh berkarya dan menuntut ilmu di atas tanah wakaf ini.

Tidak hanya itu, kepada para jamaah pun, Aa Gym selalu mengingatkan bahwa DT adalah aset wakaf dan Aa Gym mengajak para jamaah untuk selalu memakmurkannya. Dengan demikian, jelasnya, pahala bagi para muwakif (pewakaf) akan terus mengalir.

Adapun salah satu cara yang dilakukan agar aset wakaf DT tetap makmur dan produktif adalah dengan menggelar berbagai kegiatan positif. Aset wakaf produktif DT pun tak kalah makmurnya. Beragam cara dilakukan agar para jamaah dapat ikut mengambil manfaat aset wakaf produktif tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh SMM DT. Swalayan yang letaknya berseberangan dengan Masjid DT Bandung ini selalu menyediakan berbagai keperluan rumah tangga, kantor, dan sebagainya. Untuk memaksimalkan pelayanan, SMM DT kini buka selama 24 jam.

Hal yang sama juga dilakukan oleh kantin belia food dan Cottage Daarul Jannah. Agar kantin tetap makmur dan produktif, ratusan santri DT diberikan fasilitas voucher makan yang dapat digunakan kapan saja. Selain melayani para santri, kantin ini juga melayani jamaah umum.

Cara yang berbeda juga dilakukan agar Cottage Daarul Jannah tetap makmur. Selain menyediakan layanan terbaik, Cottage Daarul Jannah pun memberikan diskon bagi para santri dan anggota Kopontren DT.

Gedung Daarul Hajj, Dome Sentral 5 pun demikian. Selain digunakan oleh para santri DT, kedua gedung ini juga dapat digunakan oleh masyarakat umum. Biasanya, gedung-gedung tersebut digunakan untuk resepsi pernikahan, seminar, perlombaan, dan lain-lain.

Gedung Yayasan dan Gedung Pemberdayaan Ummat begitu makmur. Tak hanya di hari kerja, di luar hari kerja pun gedung-gedung ini selalu dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas positif. Aset wakaf produktif DT tak kalah makmurnya. Beragam cara dilakukan agar para jamaah dapat ikut mengambil manfaat aset wakaf produktif tersebut.

Tempat yang tak kalah makmurnya adalah bazar. Toko-toko yang berdiri di atas tanah wakaf ini juga selalu menjadi sasaran para jamaah untuk beburu oleh-oleh, souvenir, perlengkapan ibadah, buku, dan kebutuhan lainnya. Selain para tamu dari luar kota, bazar ini juga dimanfaatkan jamaah dari bandung atau para santri untuk berbelanja. (Astri Rahmayanti)

 

 

LEAVE A COMMENT