. . .
  • Jalan Gegerkalong Girang No.67, Kec. Sukasari, Kota Bandung
  • 022 200-6655

Pengaruh Wakaf Produktif untuk Kesejahteraan Umat

Di dalam acara Wakaf Goes to Campus, yang diselengarakan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI), di Aula Barat ITB, Mohammad Nuh, Selaku Ketua BWI mengatakan, esensis dari seluruh urusan umat adalah kesejahteraan. Sehingga wakaf yang saat ini berusaha di kembangkan oleh BWI adalah wakaf produktif, dengan mengacu pada perkembangan wakaf produktif dari masa ke masa, sejak zaman sahabat hingga saat ini. Ia yakin dengan potensi wakaf yang ada di Indonesia, jika dioptimalkan produktifitasnya, mampu mengangkat derajat dan martabat umat.

“Wakaf yang kita kembangkan ini yang pertama adalah kesejahteraan untuk dakwah, dan untuk menjaga martabat dan harga diri umat. Ibaratnya potensi umat itu seperti danau dengan air jutaan meter kubik. Airnya tenang, penghasil oksigennya luar biasa. Bahkan di tambah lagi Umat Islam di Indonesia itu toleran, santun, pasti hasilnya akan sangat luar biasa,” kata Mohammad Nuh, pada Selasa (25/9).

Menurutnya, wakaf merupakan bahasa perbuatan yang akan memberikan pengaruh luar biasa, baik untuk umat maupun negara. Mengembangkan wakaf produktif, BWI ingin membuktikan, bahasa perbuatan tersebut jauh lebih dahsyat dari pada bahasa lisan. Karenanya, ia mengajak kepada yang hadir dalam acara tersebut khususnya, dan kepada Umat Islam Indonesia umumnya, untuk tidak menunda-nunda perbuatan amal yang baik. Jangan menunggu kaya baru berwakaf.

“Kalau misalnya hanya punya uang 100 ribu, wakafkan 100 ribu itu. Pokoknya harus disegerakan. Hari ini harus wakaf berapa pun besarnya, jangan menunda-nunda dengan kata-kata besok saja,” ujarnya.

Sebagai Nazir Wakaf Naisonal yang profesional, Lembaga Wakaf Daarut Tauhiid (DT) juga telah berperan aktif dalam menyukseskan program BWI mengenai wakaf produktif. Beberapa aset wakaf DT berhasil diproduktifkan dengan berbagai usaha, untuk meningkatkan perekonomian umat. Di antaranya, Pertokoan DT, Cattage Daarul Jannah, Sarang Lebah Madu, dan lain sebagainya. (Ernawati)

LEAVE A COMMENT