. . .
  • Jalan Gegerkalong Girang No.67, Kec. Sukasari, Kota Bandung
  • 022 200-6655

Masjid DT Batam, Harapan Para Santri Tahfiz

Terik matahari begitu menyengat. Bumi Batam terasa panas, termasuk daerah sepanjang Jalan Trans Berelang. Senin (23/7) siang, Kota Industri itu menagih setiap orang untuk berteduh. Di antara mereka adalah Azmi Jaelani, salah seorang santri penghafal Quran (tahfiz) Baitul Quran (BQ) Daarut Tauhiid (DT) Batam.

Sedikit keteduhan dari bedeng lahan pembangunan DT Batam menarik hatinya. Dia tidak menyia-nyiakan sedikit kenikmatan itu. Perjuangannya untuk menelan huruf per huruf dari al-Quran segera dilakukannya. Dengan berteduhkan bayangan bangunan 2×2 itu dia berusaha menambah hafalannya.

Bedeng pun Jadi Tempat Menghafal

Azmi adalah salah seorang anak yang semangat belajarnya luar biasa. Di tengah keterbatasannya, dia ingin terus belajar dan berusaha keras agar menjadi penghafal Quran. Beruntung, dengan kolaborasi Wakaf DT dan DT Peduli, Azmi diberi kesempatan untuk berjuang meraih cita-citanya itu. Kini dia tinggal dan belajar, serta menghafal al-Quran di Direksi Kit, bangunan 6×6 di lahan Masjid DT Batam.

Direksi Kit dihuni 14 santri, termasuk Azmi, ditambah tiga musyrif. Tak ayal, untuk tidur di dalamnya mereka harus berjejer berserakan. Karena satu kamar yang tersedia tidak cukup menampung mereka. Untuk menambah hafalan (murajaah), mereka juga agak sedikit kesulitan. Itu sebabnya, bedeng yang baru selesai dibangun jadi tempat menghafal bagi Azmi.

Masjid DT Batam yang akan dilengkapi dengan asrama satri tahfiz menjadi harapan bagi Azmi dan ketigabelas santri lainnya. Hal itu terlihat dari luapan keceriaan mereka ketika Bhekti Triwahyuningtyas, Ketua Tim Monitoring dan Pengendalian Pembangunan (Monpen) DT, datang ke sana. Bagi mereka, kedatangan Bhekti menjadi tanda pembangunan masjid harapan mereka, mengalami kemajuan.

“Kalau Ibu datang ke sana. Mereka itu pada rame, ngungkapin apa yang mereka rasakan. Ingin rasanya Masjid ini segera terbangun. Apalagi ketika melihat mereka tidur berserakan, termasuk musyrifnya. Kamar ada satu digunakan untuk santri yang masih kecil,” ungkap Bhekti sepulang dari Batam untuk penandatanganan Surat Perintah Kerja (SPK) Pelaksana pengerjaan Dinding Penahan Tanah (DPT) dan Drainase Lahan Batam.

Sampai akhir Juli ini, Masjid DT Batam masih dalam tahap Perencanaan dan penyiapan lahan. Selama enam bulan ke depan, pengerjaan DPT dan Drainase akan diselesaikan, sambil merampungkan tahap perencanaan yang terdiri dari proses Preliminary, Detail Engineering Design, dan pembuatan Rancangan Anggaran Biaya (RAB). Bhekti menyebutkan, secara keseluruhan Masjid DT Batam sudah 35 persen.

Makmur dan Produktif

Keberadaan Azmi dan tiga belas santri tahfiz lainnya menjadi bukti betapa makmurnya Masjid DT Batam, bahkan sebelum dibangun. Nantinya, setelah dibangun Masjid DT Batam akan dijadikan salah satu pusat studi Islam.

Menurut Iskandar, Ketua Panitia Pembangunan Masjid DT Batam ini, selain akan makmur oleh para santri, keberadaan Masjid DT Batam juga akan sangat membatu jamaah di sekitar Batam, Malaysia, dan Singapura untuk belajar keislaman. Sekolah DT dan Asrama juga akan dibangun di komplek Masjid DT Batam seluas 1,3 hektar.

Masjid DT Batam, lanjut Iskandar, juga akan lebih produktif dengan adanya foodcourt. Berada di pinggi Pom Bensin, komplek Masjid DT Batam ini cocok sekali menjadi rest area. Hasil dari wakaf produktif itu akan digunakan untuk menjalankan program dan menopang berbagai kegiatan di sana.

Pembangunan Masjid DT Batam, yang termasuk dalam Program Wakaf Masjid 3 in 1, menjadi peluang bagi siapa saja untuk melahirkan Azmi beserta santri tahfiz lainnya menjadi generasi Quran yang akan menjadi para pemimpin di masa depan. Selain itu, Masyarakat sekitar masjid juga akan terbantu untuk salat berjamaah dan belajar keislaman.

Wakaf untuk pembangunan Masjid DT Batam bisa diantar langsung ke kantor Wakaf DT di Jalan Gegerkalong Girang No.67 Bandung, transfer, dan melalui Aplikasi Wakaf Hasanah, serta Aplikasi Yap!

Transfer Wakaf Masjid 3 in 1 bisa dilakukan melalui rekening BSM; 7766 7766 33, BNI; 2251 2118, CIMB Niaga Syariah; 86000.455.1900, BRI Syariah; 20212 20212, atau BNI Syariah; 38005 38005. Semuanya atas nama Yayasan Daarut Tauhiid. Untuk informasi dan konfirmasi, bisa menghubungi call center Wakaf DT; 085 200 123 123. (Agus Iskandar)

 

 

LEAVE A COMMENT