. . .
  • Jalan Gegerkalong Girang No.67, Kec. Sukasari, Kota Bandung
  • 022 200-6655

Ketika Wakaf Jadi Lifestyle

Gemuruh kegembiraan menggema di Masjid Daarut Tauhiid (DT) Eco Pesantren. Senyum dan kagum terlihat jelas pada wajah para siswa SMP, SMA, dan SMK Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) saat menyaksikan tayang perdana di layar videotron, yang baru saja selesai dipasang, pada Rabu (8/8).

Videotron berukuran 192×288 cm dengan kualitas P5 itu dipasang di depan mimbar, sebrang kolam. Layar LED tersebut merupakan wakaf dari salah saorang muwakif asal Jakarta. Muwakif ini berharap fasilitas itu bisa mempermudah proses belajar dan dakwah Islam di Eco Pesantren, serta lebih produktif dengan berbagai tayangan bermanfaat.

Wakaf Jadi Lifestyle

Dialah Mohammad Benny Baryanto, muwakif yang telah mewakafkan videotron di Masjid DT Eco Pesantren. Benny melihat Masjid DT Eco Pesantren yang masih dalam pembangunan, menjadi peluang baginya untuk berwakaf. Karena dirinya memiliki usaha penyediaan videotron, akhirnya dia memutuskan untuk berwakaf videotron.

Wakaf videotron ternyata satu dari berbagai wakaf yang telah ditunaikannya. Sudah enam tahun Benny memilih wakaf sebagai salah satu amalan terbaiknya.  Kantor DT Jakarta di Jalan Cipaku yang ternyata miliknya, hasil sewanya dikembalikan ke DT juga sebagai wakaf.

Ia telah menjadikan wakaf sebagai bagian dari hidup. Wakaf sudah menjadi gaya hidupnya. Baginya wakaf adalah hal penting untuk dilakukan. Ia mengaku, itu semua tidak lepas dari didikan orangtua yang mengajarkan infak, sedekah, dan wakaf sejak kecil. Wakaf diyakini menjadi amalan yang dapat mengumpulkannya kembali bersama keluarga di surga kelak.

“Jadi diri saya sendiri, wakaf itu penting karena satu, itu mengalir terus (pahalanya) insya Allah sampai kita di alam kubur nanti, insya Allah sampai di akhirat nanti. Dan itu insya Allah bisa menaungi kita dan menambah amal ibadah kita saat akhir nanti, Insya Allah,” ucapnya mantap usai serah terima wakaf videotron.

Bebuah Keberkahan

Wakaf yang rutin ditunaikannya berbuah berbagai keberkahan di dunia. Dalam kurun waktu enam tahun, berbagai kenikmatan luar biasa dirasakan Benny. Dari mulai kelancaran usaha hingga ia bisa keluar dari kungkungan pekerjaan mengurus riba, sampai ibadah haji.

“Saya dulu di perbankan konvensional. Sekarang sudah bisa bekerja secara pribadi dan sesuai syariah, Insya Allah berdagang ya, dan masih banyak lagi. Makanya saya tidak bisa menghitung saking sudah banyaknya,” kenangnya.

Ketenangan hati dan kebahagiaan tentu saja menyertai semua kesuksesannya. Itu keberkahan terbesar yang diraihnya dengan berwakaf, seperti senyum bahagia yang jelas tesurat di wajahnya saat menyaksikan para siswa di Eco Pesantren menikmati manfaat barang yang diwakafkannya.

Benny bertekad akan menunaikan wakaf sampai akhir hayatnya. Di rumah, kebiasaan wakafnya juga diajarkan kepada anak-anaknya sambil dirinya terus belajar hakikat berwakaf. “Ini masih belajar. Tetapi akan dijalankan terus, Insya Allah,” ungkapnya.

Peluang meraih hidup berkah dengan berwakaf masih terbuka lebar. Wakaf bisa ditunaikan ke Wakaf DT dengan pilihan berbagai program wakaf; Wakaf Masjid 3 in 1, Wakaf Quran Plus, Wakaf Asrama Tahfiz, Wakaf Ketahanan Pangan, Wakaf Sadar Pendidikan, dan Wakaf Umum. Untuk Informasi selengkapnya tentang Wakaf DT, bisa menghubungi call center Wakaf DT; 085 200 123 123 atau klik www.wakafdt.org. (Agus Iskandar)

 

 

 

 

 

 

LEAVE A COMMENT