. . .
  • Jalan Gegerkalong Girang No.67, Kec. Sukasari, Kota Bandung
  • 022 200-6655

Kemampuan Memilih

Salah satu keutamaan manusia dibanding makhluk Allah Swt. yang lain adalah kemampuan untuk memilih. Dan, kemampuan ini sangat penting perannya terutama adalah untuk memilih mau iman kepad Allah ataukah tidak iman kepada-Nya, memilih mau mentaati Allah ataukah tidak mentaati-Nya. Dalam urusan hidup sehari-hari pun demikian, memilih makan pakai sendok atau tanpa sendok, memilih sekolah di sini atau sekolah di sana.

Setiap pilihan itu memiliki konsekwensi yang harus ditanggung dan dipertanggungjawabkan. Oleh karenanya, ketika ada siswa di sekolah yang sedang dihukum karena melanggar aturan, itu sebenarnya pembelajaran bagi dia tentang tanggungjawab. Ia memilih melanggar aturan, sedangkan pada setiap pilihan sikap itu terdapat konsekwensinya.

Demikian juga kita sebagai hamba Allah Swt. Pada usia akil baligh, kita semakin memiliki kematangan untuk memilih mau mujahadah atau tidak, mau istiqomah atau tidak, mau taat atau maksiat dan lain sebagainya.

Allah Swt. berfirman, “Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawipun pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan.” (QS. Al Anbiya [21] : 47)

Saudaraku, orang yang beriman meyakini Allah Swt. dengan sepenuh hati, meyakini adanya hari akhir, meyakini adanya hari perhitungan kelak di akhirat, dan meyakini bahwa ada hidup yang sejati setelah kehidupan dunia ini, maka ia akan mengerti bagaimana menggunakan kemampuan memilihnya itu.

Ia senantiasa akan memilih untuk menempatkan dirinya di jalan yang Allah ridhai. Ia pilih sholat pada awal waktu berjamah di masjid, karena ia yakin Allah menyukai itu. Ia pilih menahan lisannya dari ghibah, karena ia yakin Allah meridhoi itu. Begitu seterusnya hingga hari-harinya hanya ia isi dengan memilih urusan-urusan yang Allah cintai saja.

Maasyaa Allah, betapa indah pribadi yang demikian. Semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa mampu dan mau hanya memilih apa-apa yang Allah Swt. sukai. Aamiin yaa Robbal’aalamiin.[KH. Abdullah Gymnastiar]

 

 

LEAVE A COMMENT