. . .
  • Jalan Gegerkalong Girang No.67, Kec. Sukasari, Kota Bandung
  • 022 200-6655

Kelembutan adalah Kekuatan

Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya lemah lembut tidaklah ada pada sesuatu kecuali akan menghiasinya. Dan tidaklah (kelembutan itu) dicabut dari sesuatu kecuali akan memperkeruhnya.” (HR. Abu Daud).

Saudaraku, jikalau kita menfakuri karakter air, maka kita akan menemukan benda ini begitu lentur, bisa memasuki celah-celah terkecil, menyegarkan dan menghidupkan. Bahkan air bisa menjadi perekat yang menyatukan berbagai jenis bahan-bahan berbeda. Sebuah bangunan masjid yang megah nan indah misalnya, ia berdiri kokoh karena ada yang menyatukan pasir, semen, batu bata, cat sehingga semuanya bisa berpadu dengan sangat baik, dialah air.

Oleh karena itu, marilah kita mengambil hikmah dari karakter air yang lembut, menyegarkan, menentramkan, merekatkan. Rasulullah saw adalah pribadi yang sangat lembut hatinya, mulia akhlaknya, sangat pemaaf terhadap mereka yang menyakiti dirinya, penyayang sekalipun kepada mereka yang memusuhinya. Beliau tidak rela jikalau orang lain tersesat dalam kejahiliyyahan dan senantiasa mendoakan supaya mereka mendapatkan hidayah.

Akantetapi kelembutan beliau ini tidak menjadi kelemahan, melainkan sebaliknya justru menjadi penguat beliau dalam berdakwah. Betapa banyak orang-orang yang berbalik hatinya dari kekufuran kepada keimanan disebabkan kelembutan akhlak Rasulullah saw, karena apa yang datang dari hati akan sampai ke hati. Kelembutanlah yang telah merekatkan persaudaraan antara kaum Muhajirin dan Anshor.

Saudaraku, marilah kita terus-menerus melatih diri agar memiliki kelembutan hati sehingga memancarkan kemuliaan akhlak. Seperti air, sesungguhnya kelembutan itu adalah kekuatan. Wallohua’lambishowab.

[KH. Abdullah Gymnastiar]

 

 

LEAVE A COMMENT