. . .
  • Jalan Gegerkalong Girang No.67, Kec. Sukasari, Kota Bandung
  • 022 200-6655

Direksi Pikiran Rakyat Kunjungi Aa Gym di Masjid DT

Melihat perkembangan Pondok Pesantren (Ponpes) Daarut Tauhiid (DT) Bandung, Jajaran Direksi Harian Umum Pikiran Rakyat (PR), mengunjungi salah satu aset Lembaga Wakaf DT, yaitu Masjid DT Bandung, pada Kamis (8/11). Mereka disambut oleh Pimpinan Ponpes DT, KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym).

Menurut Direktur Bisnis Pikiran Rakyat, Januar P. Ruswita, DT adalah pesantren yang luar biasa, setelah tahu DT menggerakkan ekonomi umat berbasis wakaf. Kemajuan tersebut, katanya dapat menginspirasi semuanya. Ia juga berharap ke depannya dapat melakukan kolaborasi, dan sinergi anatara DT dengan PR. Pada Acara Milad DT ke 28 nanti, PR juga berencana ikut ambil bagian.

“Kami melihat DT itu sangat berbeda dengan pesantren lainnya. Mereka bisa menampilkan lembaga yang tenang, nyaman, dan tidak menimbulkan provokasi-provokasi terhadap umat. Bahkan dikatakan bisa menjadi contoh yang lebih baik bagi lembaga-lembaga pesantren lainnya,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Aa Gym juga memberikan penjelasannya mengenai hal yang membuat DT semakin berkembang. “Konsep unggul di DT itu ada lima. Pertama, percepatan diri, makanya di sini ada program PBB (peraturan baris berbaris) dan ODOJ (one day one juzz). Dari situ mereka tidak terasa bahwa telah mengisi waktu yang berbeda dengan yang lainnya. Jadi siapapun yang cuek terhadap waktu, pasti mereka tertinggal,” katanya.

Aa Gym lalu melanjutkan poin kedua, yaitu sistem yang kondusif. “Jadi tergantung mau masuk ke sistem apa? Makanya di DT masuk ke sistem yang percepatan tadi, dan kita membuat sistem bagaimana orang yang ke DT itu bisa melakukan perubahan,” lanjutnya.

Ketiga, bersaing positif. “DT selalu tidak melihat competitor sebagai lawan, tetapi kita melihat mereka sebagai aset. Jadi ketika melihat sesuatu kemajuan di negara lain, itu dijadikan bahan kemajuan untuk DT,” jelasnya.

Terakhir, sinergi. “DT tidak bisa melakukannya dengan sendiri, terbukti dengan sinergi yang positif kita bisa membangun cabang DT di Perth. Terakhir qolbu (hati) yang bersih, karena ketika hati kita kotor, sombong, dengki dan lain-lain, semua akan habis,” paparnya. (Yuga Hassani)

LEAVE A COMMENT