. . .
  • Jalan Gegerkalong Girang No.67, Kec. Sukasari, Kota Bandung
  • 022 200-6655

BWI Libatkan Mahasiswa Kembangkan Wakaf Melalui WIMI

Seminar dan Talkshow sosialisasi Wakaf Investasi Mahasiswa Indonesia (WIMI), di Aula Barat ITB pada Selasa (25/9), dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Bandung. Antusias mahasiswa ini menjadi harapan baru bagi Badan Wakaf Indonesia (BWI), dalam mengembangkan wakaf. Melibatkan mahasiswa melalui WIMI ini, Mohammad Nuh, Selaku Ketua BWI berharap, wakaf akan menjadi trand di kalangan mahasiswa, sehingga generasi muda tidak merasa asing lagi dengan wakaf.

Mengapa harus mensosialisasikan wakaf ke mahasiswa? Menurut Mohammad Nuh, sekarang para mahasiswa ini mungkin belum bisa membayar zakat, atau pun menunaikan wakaf. Kalau pun bisa, jumlahnya hanya sedikit. Tapi yang tidak boleh dilupakan, 10 atau 12 tahun yang akan datang, merekalah yang akan menjadi wakif (pewakaf) itu. Oleh karenanya, BWI merasa bertanggung jawab untuk mengenalkan wakaf mulai dari sekarang.

“Umat itu potensinya sangat dahsyat, meskipun sekarang masih tercatat maksimal jumlah, minimal daya. Tugas anak-anak sekarang, khususnya generasi muda, para mahasiswa ini adalah mengonferensi, mentrasformasi, maksimal jumlah minimal daya menjadi maksimal jumlah maksimal daya,” tutur Mohammad Nuh.

Lembaga Wakaf Daarut Tauhiid (DT), menjadi salah satu contoh, lingkungan lembaga tersebut dikelilingi oleh kampus-kampus perguruan tinggi. Sehingga otomatis masyarakat di sekitarnya adalah para mahasiswa. Karenanya, Lembaga Wakaf DT juga memberikan dukungan penuh terhadap WIMI yang akan dikembangkan oleh BWI, melalui peran mahasiswa di seluruh kampus di Indoneisa. (Ernawati)

 

LEAVE A COMMENT