. . .
  • Jalan Gegerkalong Girang No.67, Kec. Sukasari, Kota Bandung
  • 022 200-6655

Berkah karena Sedekah

Saya mengenalnya sejak 20 tahun lalu. Diusianya yang cukup matang, tetangga saya dikaruniai dua anak laki-laki dan perempuan. Walau hanya memiliki dua anak, ibu ini juga merawat empat anak saudaranyayang kurang mampu dan ibunya yang sudah renta. Bahkan, ia pun membantu menyekolahkan mereka walau penghasilan dia dan suaminya pas-pasan.

Ia hanya seorang buruh pabrik biasa. Sebelum menikah ia buruh pabrik tekstil di daerahnya. Pekerjaan itu d geluti hingga berumah tangga dan anak nya remaja.

Saya sering melihat hasil padi yang didapat dijual untuk bekal anaknya ke sekolah.

Didaerahnya ia dikenal dermawan dan pekerja keras. Ia juga rajin beribadah, salatnya tepat waktu dan tidak pernah meninggalkan solat dhuha dan tahajud.sedekahpun menjadi sebuah kebiasaan, tidak hanya kepada manusia tetapi kepada binatangpun.

Suatu hari ada badai dalam rumahnya. Pabrik tempat ia dan suaminya bekerja mulai oleng. Satu persatu karyawan di berhentikan. Sampai akhirnya ia pun diberhentikan tanpa diberi uang tunjangan padahal saat itu anak-anaknya membutuhkan biaya untuk sekolah. Untungnya anak angkat yang sudah remaja memutuskan untuk bekerja.

Penagih hutang mulai berdatangan. Jika ada ia langsung membayarnya, tapi jika tidak ada ia hanya meminta maaf dan menjanjikan aktu untuk membayarnya. Keresahan pun dijalani tanpa putus asa dan tanpa meninggalkan ibadahnya.

Lima tahun tak terasa terlewati meski harus babak belur. Hamper seluruh hutang terlunasi dan anaknya lulus perguruan tinggi. Ia menceritakan masa-masa sulitnya telah dijalani karna “Allah mengulurkan tangannya” untuk membantunya. Ia merasakan keberkahan dari kebiasaannya bersedekah.

Dimasa lalu ia mengaku tak sedikitpun merasa putus asa. Ia merasa siap dengan cobaan yang dating bertubi-tubi dan bantuan tak terduga sering dating kepadanya. Ia menyakini sedekahnya baik lapang maupun sempit dapat berbuah kebaikan yang akan kembali kepadanya. (Ummu Amirah)

LEAVE A COMMENT