. . .
  • Jalan Gegerkalong Girang No.67, Kec. Sukasari, Kota Bandung
  • 022 200-6655

Aset Wakaf Makmur dengan Kajian Ummahat

Pesantren Daarut Tauhiid (DT) Bandung mengadakan Kajian Ummahat bersama Mamah Dedeh. Kajian tersebut dihadiri sekitar seribu muslimah. Terdiri dari jamaah DT, dan jamaah Mamah Dedeh. Banyaknya jamaah yang dating memenuhi Dome Sentral Lima, yang merupakan aset wakaf DT, pada Senin (1/10). Bagi yang mereka tidak mendapat tempat di Dome Sentral Lima, mereka diarahkan ke Aula Daarul Hajj, dan parkiran Dome. Di sana disediakan beberapa layar LED (Light Emmiting Diode).

Sebelum kajian dimulai, Ustazah Ninih Muthmainnah (Teh Ninih), istri dari KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), memberikan sambutannya untuk kegiatan tersebut. Di dalam sambutannya, ia mengutip Hadist Riwayat Abu Dawud, “Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah terdapat orang-orang yang bukan Nabi, dan bukan pula Syuhada, tetapi para Nabi dan Syuhada cemburu pada mereka di hari kiamat nanti, disebabkan kedudukan yang diberikan Allah kepada mereka.”

“Ya Rasulullah, beritahukanlah kepada kami, siapa mereka?” ujar sahabat, “Agar kami bisa turut mencintai mereka.” Lalu Rasulullah menjawab, “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah tanpa ada hubungan keluarga dan nasab di antara mereka. Demi Allah, wajah-wajah mereka pada hari itu bersinar bagaikan cahaya di atas mimbar-mimbar dari cahaya. Mereka tidak takut di saat manusia takut, dan mereka tidak sedih di saat manusia sedih.”

Teh Ninih kemudian menyampaikan harapannya, bahwa jamaah yang hadir saat itu, seperti yang dikatakan dalam hadis, yakni saling mencintai karena Allah. Setelah itu, ia juga menyapa Siti Muntamah, istri dari Oded, Walikota Bandung. Lalu, Yunimar, istri dari Yana Mulyana, Wakil Walikota Bandung, serta istri dari pejabat Kecamatan Isola, Sukasari, Sukarasam dan Kelurahan Gegerkalong.

Pada kesempatan tersebut, Mamah Dedeh membahas tentang ‘Menata Hati dalam Hijrah’. Sudah menjadi ciri khas Mamah Dedeh membawakan ceramah dengan sederhana, tapi ada bumbu humoris. Maka ketika ceramah berlangsung pun, banyak jamaah yang gembira dan tertawa.

Kemudian Mamah Dedeh mengutip QS. At Taubah Ayat 36, “Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan Bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu mendzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan pergilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.”

Menurutnya, saat ini banyak umat muslim lebih mengenal kalender masehi, dibandingkan kalender hijriah. Maka, ia mengajak kepada jamaah dari hal terkecil dahulu, yaitu mengganti kalender menjadi kalender hijriah. Seperti halnya bulan sabit yang dari kecil menjadi besar.

Kemudian ia mengutip Surat Al Baqarah Ayat 189, “Mereka bertanya kepadamu (Muhammad tentang bulan sabit. Katakanlah, “Itu adalah (petunjuk) waktu bagi manusia dan (ibadah) haji.” Dan bukanlah suatu kebajikan memasuki rumah dari belakangnya, tetapi kebajikan adalah (kebajikan) orang yang bertakwa. Masukilah rumah-rumah dari pintu-pintunya dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.”

“Kemudian saya melihat manusia saat ini banyak yang kurang syukur. Contohnya, ada orang yang gendut, dia pengen menjadi kurus. Ada orang kulitnya hitam, malah pengen putih seperti bule-bule. Itu semua bukti bahwa manusia kurang syukur. Makanya orang yang dinilai oleh Allah, bukan dari wajah, bukan dari bentuk tubuh, bukan harta kekayaan, tapi yang dinilai adalah hatinya,” katanya.

Setiap kebaikan yang disampaikan di tanah aset wakaf (Dome Sentral Lima, Parkiran Dome Sentral Lima, dan Aula Daarul hajj), insya Allah menjadi ladang pahala yang mengalir kepada muwakif. Bagi sahabat yang ingin menyalurkan wakafnya untuk kebaikan di dunia dan akhirat, silakan kunjungi Kantor Wakaf DT di Jalan Gegerkalong Girang No. 67 Bandung. Informasi selengkapnya, silakan menghubungi: 085-200-123-123.

(Yuga Hassani)

 

LEAVE A COMMENT