. . .
  • Jalan Gegerkalong Girang No.67, Kec. Sukasari, Kota Bandung
  • 022 200-6655

Aa Gym Tegaskan Santri Karya Salat Berjamaah di Masjid

KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) menyampaikan dengan tegas kepada Santri Karya (Karyawan) Daarut Tauhiid (DT), untuk serius mengutamakan salat berjamaah. Aa Gym mengeluarkan aturan untuk menutup semua aktifitas pekerjaan, toko, kantor di DT, sepuluh menit sebelum azan berkumandang. “Silakan wudu di kantor masing-masing, lalu salat berjamaah ke masjid, terutama ikhwan,” katanya pada Kamis (10/1).

Tidak tanggung-tanggung, Aa Gym juga mengutarakan pilihan mengundurkan diri bagi Santri Karya yang tidak mau salat berjamaah di masjid, dan laporan one day one juz. “Tidak apa-apa saudara tidak mau salat berjamaah ke masjid. Tapi silakan mengundurkan diri dari Daarut Tauhiid, dan tidak akan mendapat pesangon. Jika orang tidak mengutamakan salat berjamaah ke masjid, berarti dia tidak mencintai rumah Allah, silakan mengundurkan diri,” tegasnya.

Kata Aa Gym, Pasangannya salat adalah al-Quran. Maka, Daarut Tauhiid ini sangat menekankan Santri Karya nya untuk serius memperbaiki salat dan meningkatkan kualitas membaca al-Quran. “Ini sesungguhnya bukan untuk saya, tapi untuk kebaikan saudara,” ujaranya.

Di Masjid DT yang merupakan aset wakaf itu pula, ratusan Santri Karya menyimak penuturan Aa Gym dengan khidmat. Tidak ada satu orang Santri Karya pun yang berani interupsi, dan sepakat untuk menjalankannya.

Salat berjamaah di masjid, khususnya Masjid DT, sama dengan memakmurkan aset wakaf. Mengapa? Karena Masjid DT dibangun dengan dana wakaf, yang tentunya mengalirkan pahala bagi yang berwakaf, dan memakmurkannya. (Cristi Az-Zahra)

LEAVE A COMMENT