. . .
  • alan Gegerkalong Girang No.67, Kec. Sukasari, Kota Bandung
  • 022 200-6655

Wakaf Tak Harus Tanah

Siapa saja yang bersungguh-sungguh mempersiapkan diri menghadapi kematian, dia layak disebut cerdas. “Siapa orang yang paling cerdas dan pemurah, wahai Nabi?” tanya seorang sahabat Anshar kepada Rasulullah saw. “Orang yang cerdas adalah orang sennatiasa mengingat mati, dan mempersiapkan diri sebaik-baiknya guna menghadapi kematian tersebut. Itulah orang yang paling cerdas, yang akan memperoleh kehormatan di dunia ini, dan kemuliaan di akhirat kelak,” demikian pesan beliau, (HR. Ath-Thabrani, At-Tirmidzi, Hakim).

Pertanyaannya sekarang, dengan apa kita mempersiapkan kematian? Ada banyak amal kebaikan yang dapat kita persiapkan. Namun, diantara yang banyak tersebut, ada beberapa amalan dasar, sekaligus pembuka datangnya pertolongan Allah, khususnya saat ajal menjemput. Saat kita mampu mengamalkannya dengan istikamah, Insya Allah kebaikan-kebaikan lainnya akan terbuka.

Berwakaf Jadi Pilihan

Amalan yang pahalanya terus mengalir hingga hari akhir, diantaranya ialah berwakaf. Seringkali, kebanyakan orang mengira bahwa wakaf haruslah dalam bentuk tanah, atau uang dalam jumlah yang banyak. Padahal aturan berwakaf dalam Islam, tidaklah demikian.

Wakaf dapat ditunaikan tidak hanya dengan tanah. Bisa dengan uang dalam jumlah berapa pun. Hingga barang berharga yang memiliki nilai jual. Berwakaf dalam jumlah Rp. 10.000 pun bisa. Caranya? Datangi saja lembaga wakaf yang menyalurkan dana wakaf untuk berbagai program. Salah satu lembaga wakaf yang ada di Indonesia, ialah Lembaga Wakaf DT.

Ada beragam program yang dimiliki lembaga wakaf DT. Seperti program wakaf masjid, program wakaf produktif, program wakaf al-Quran, dan masih banyak lagi. Menyalurkannya pun tidak harus dengan datang langsung ke kantornya. Bisa dengan menggunakan fasilitas jemput wakaf. Bisa juga dengan tarnsfer ke nomor rekening wakaf.

Jadi, tidak ada alasan lagi untuk tidak berwakaf. Rasulullah menganjurkan berwakaf, tentu kebaikannya untuk umatnya yang melakukannya. Maka, mari berwakaf dengan harta yang kita miliki, berapapun. Semoga kita semua dikaruniakan oleh Allah SWT, keistiqamahan dalam berwakaf. Aamiin Ya Rabbal Alamiin. (Cristi Az-Zahra)

LEAVE A COMMENT